Update Data Kasus Covid-19 di Jakarta yang Naik Secara Signifikan

Update Data Kasus Covid-19 di Jakarta yang Naik Secara Signifikan

Update Covid-19 DIY : Sebanyak 9.891 Orang Sembuh, 324 yang Meninggal Dunia  - bernasnews.com

Update Data Kasus Covid-19 di Jakarta yang Naik Secara Signifikan – COVID-19 merupakan penyakit menular yang di sebabkan oleh virus corona. Sebagian besar orang yang tertular COVID-19 akan mengalami gejala ringan hingga sedang, dan akan pulih tanpa penanganan khusus. Virus yang menyebabkan COVID-19 terutama di transmisikan melalui droplet (percikan air liur) yang di hasilkan saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau mengembuskan nafas.

Droplet ini terlalu berat dan tidak bisa bertahan di udara, sehingga dengan cepat jatuh dan menempel pada lantai atau permukaan lainnya. Anda dapat tertular saat menghirup udara yang mengandung virus jika Anda berada terlalu dekat dengan orang yang sudah terinfeksi COVID-19. Anda juga dapat tertular jika menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut Anda.

Kasus COVID-19 di wilayah DKI Jakarta bertambah signifikan hari ini, Kamis (10/6/2021). Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta melakukan tes PCR sebanyak 15.775 spesimen hari ini. Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat hasil 2.096 kasus positif dan 10.208 kasus negatif dari spesimen hari ini.

Sebanyak 51 persen atau 1.070 kasus positif di antaranya adalah hasil tracing Puskesmas, yang mayoritas dilakukan di RT Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, sedangkan 1.026 kasus positif ditemukan di fasilitas kesehatan.

“Kami terus memasifkan 3T (testing, tracing, dan treatment), tapi kita bisa lihat di sini bahwa kenaikan kasus memang terjadi pasca-libur Lebaran. Dari identifikasi klaster mudik sejak 21 Mei hingga 10 Juni 2021, terdapat 2.008 kasus positif dari 988 keluarga,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, Kamis (10/6/2021).

“Untuk itu, kami mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, jangan melonggarkan protokol kesehatan, karena penularan masih terus terjadi,” kata dia.

1. Distribusi kasus COVID-19 di DKI Jakarta
Kasus COVID-19 DKI Jakarta Naik Signifikan, Ini Data Selengkapnya

Dilaporkan dari 2.096 kasus positif di DKI Jakarta, kasus tertinggi berada di wilayah Jakarta Timur (637 kasus). Distribusi kasus lain di wilayah Jakarta antara lain, Jakarta Selatan (499 kasus), Jakarta Barat (422 kasus), Jakarta Pusat (331 kasus), Jakarta Utara (205 kasus), dan Kepulauan Seribu (2 kasus). Menurut Dwi, sebanyak 760 kasus adalah orang tanpa gejala (36 persen). Sedangkan, sebanyak 1.336 kasus adalah pasien bergejala (64 persen), dengan 232 orang di antaranya menjalani perawatan di rumah sakit.

“Jika dilihat penambahan kasusnya merata, terjadi di 43 kecamatan di DKI Jakarta, kecuali Kepulauan Seribu Utara. Lima kecamatan penyumbang kasus terbanyak adalah Cengkareng 109 kasus, Cipayung 80 kasus, Jagakarsa 80 kasus, Duren Sawit 71 kasus, dan Kebon Jeruk 68 kasus,” papar dia.

2. Kasus aktif meningkat, namun tingkat kesembuhan mencapai 95,4 persen
Kasus COVID-19 DKI Jakarta Naik Signifikan, Ini Data Selengkapnya

Dalam PPKM Mikro selama 7 – 13 Juni 2021, ada tiga RT zona merah dan 23 RT zona oranye yang di lakukan tracing secara masif. Distribusi RT PPKM Mikro tersebut yang terjadi klaster penularan di komunitas, antara lain di wilayah Cipayung, Cengkareng, Cilincing, Ciracas, Pasar Minggu, Kemayoran, dan Pulogadung.

Kasus aktif di Jakarta pada hari ini naik 970 kasus, sehingga kasus aktif di DKI Jakarta hingga saat ini sebanyak 12.820 (orang yang masih di rawat/isolasi). Jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 440.554 kasus.

Dari jumlah total kasus positif, total orang di nyatakan telah sembuh sebanyak 420.211 dengan tingkat kesembuhan 95,4 persen, dan total 7.523 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7persen. Sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8 persen.

3. Positivity Rate tinggi, proses vaksinasi di DKI Jakarta masih berjalan
Kasus COVID-19 DKI Jakarta Naik Signifikan, Ini Data Selengkapnya

Positivity rate kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 12,4 persen. Di sisi lain, persentase kasus positif secara total sebesar 10,8 persen. Padahal, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen. Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung di DKI Jakarta. Jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 (tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik) sebanyak 3.000.689 orang.

Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 2.728.441 orang (91 persen). Dan total dosis atau tahap 2 kini mencapai 1.845.698 orang (62 persen). Sedangkan, untuk Vaksinasi Gotong Royong dosis atau tahap 1, total di Jakarta saat ini 35.613 orang.

Bagi tenaga kesehatan, vaksinasi telah di lakukan kepada 135.728 orang (121 persen dari target). Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi telah di lakukan kepada 593.442 orang (65,1 persen dari target). Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi telah di lakukan kepada 1.999.271 orang (101 persen dari target).