Inilah Perbedaan Antara Bisul dan Karbunkel yang Perlu Kamu Ketahui

Inilah Perbedaan Antara Bisul dan Karbunkel yang Perlu Kamu Ketahui

Penyebab Bisul, Gejala, Cara Pengobatan, dan Pencegahannya

Inilah Perbedaan Antara Bisul dan Karbunkel yang Perlu Kamu Ketahui – Tak ada orang yang suka dengan kemunculan benjol kemerahan di kulit. Selain merusak penampilan, benjolan itu bisa terasa sakit. Tak hanya itu, benjolan ini juga butuh waktu agak lama untuk sembuh dan terkadang menimbulkan bekas luka. Tidak semua benjolan merah berisi nanah atau cairan di sebut bisul atau furunkel. Ada infeksi kulit lainnya yang menyerupai furunkel, yaitu karbunkel.

Bisul atau furunkel adalah benjolan pada kulit yang berisi nanah. Salah satu penyakit kulit menular ini biasanya disebabkan oleh infeksi pada folikel rambut dalam kulit. Bisul bisa muncul di daerah wajah, belakang leher, ketiak, pantat, dan paha. Bahkan ada pula bisul di selangkangan. Bisul juga mungkin muncul lebih dari 1 benjolan dalam waktu bersamaan. Kondisi ini umumnya tidak serius dan mudah di sembuhkan. Sedangkan karbunkel adalah sekumpulan bisul yang menyebabkan pengelupasan kulit yang luas serta pembentukan jaringan parut. Penyebabnya adalah bakteri stafilokokus.

Pembentukan dan penyembuhan karbunkel terjadi lebih lambat dibandingkan bisul tunggal dan bisa menyebabkan demam serta lelah karena merupakan infeksi yang lebih serius. Lebih sering terjadi pada pria dan paling banyak ditemukan di leher bagian belakang. Karbunkel juga cenderung mudah diderita oleh penderita diabetes, gangguan sistem kekebalan dan dermatitis.

Keduanya sama-sama di sebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus, terasa sakit, dan kebanyakan muncul di bagian tubuh yang terdapat rambut, sering berkeringat, dan mudah terjadi gesekan. Namun, ada beberapa ciri yang membedakan antara bisul dan karbunkel. Salah satu contohnya adalah formasi pembentukan atau penyebaran benjolan. Berikut ini adalah beberapa kategori yang membedakan antara furunkel dan karbunkel.

1. Formasi pembentukan
Serupa tapi Tak Sama, Ini 5 Perbedaan antara Bisul dengan Karbunkel

Bisul umumnya berupa satu benjolan yang muncul di permukaan kulit, sementara karbunkel merupakan beberapa benjolan yang berkumpul menjadi satu, sehingga terlihat beberapa titik nanah di atas permukaan benjolan. Ini di karenakan infeksi pada karbunkel jauh lebih dalam di bandingkan dengan furunkel.

2. Gejala yang berbeda
Serupa tapi Tak Sama, Ini 5 Perbedaan antara Bisul dengan Karbunkel

Gejala furunkel berbeda dengan karbunkel. Seseorang yang memiliki furunkel akan mendapati sebuah benjolan di kulit yang berwarna merah muda atau kemerahan, terasa sakit saat di sentuh, dan rasa sakit tergantung dari ukuran besar kecilnya benjolan. Benjolan di awal infeksi awalnya kecil kemudian membesar hingga kurang lebih 5 sentimeter (cm). Sebaliknya, seseorang yang memiliki karbunkel akan mendapati benjolan di kulit yang ukurannya cukup besar, sekitar 10 cm atau 4 inci. Orang tersebut akan mengalami demam, menggigil, dan rasa sakit yang tak tertahankan. Rasa sakit akibat karbunkel jauh lebih berat di bandingkan dengan furunkel.

3. Cara pengobatannya pun berbeda
Serupa tapi Tak Sama, Ini 5 Perbedaan antara Bisul dengan Karbunkel

Mengutip informasi dari Cedar Sinai Hospital, mengobati furunkel yang ringan cukup di kompres dengan handuk hangat agar dapat meringankan rasa sakit dan mempercepat proses penyembuhan. Apabila furunkel berukuran besar, biasanya akan di lakukan proses penyedotan untuk mengeluarkan cairan dan di sertai dengan obat antibiotik. Furunkel juga dapat terjadi secara berulang, dan untuk mencegahnya di perlukan penggunaan sabun cair yang mengandung chlorhexidine gluconate dan isopropil alkohol atau sabun yang mengandung chloroxylenol 2-3 persen.

Kemudian, penggunaan obat antibiotik di perpanjang 1-2 bulan. Penderita juga perlu di periksa lebih lanjut apakah furunkel ini berkaitan dengan gejala penyakit lain seperti diabetes dan methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA). Sementara untuk karbunkel, umumnya di perlukan penyedotan dan menggunakan obat antibiotik. Obat antibiotik di pakai terutama bila terjadi selulitis, penderita memiliki kekebalan tubuh yang rendah, infeksi merambah ke organ tubuh yang lain, dan penderita di duga mengidap MRSA sementara proses penyedotan belum selesai.

4. Kelompok yang rentan terkena
Serupa tapi Tak Sama, Ini 5 Perbedaan antara Bisul dengan Karbunkel

Bisul umumnya di alami oleh anak remaja dan orang dewasa muda. Laki-laki lebih rentan mengalaminya. Sementara itu, karbunkel lebih banyak di jumpai pada orang tua, usia 50 tahun ke atas, dan jenis kelamin laki-laki. Kelompok tersebut umumnya memiliki kondisi tubuh yang kurang sehat dan kekebalan tubuh yang rendah.

5. Bekas luka dan lokasi muncul
Serupa tapi Tak Sama, Ini 5 Perbedaan antara Bisul dengan Karbunkel

Karbunkel biasanya menimbulkan bekas luka yang dalam, sedangkan bekas luka sebagai akibat dari furunkel tidak sedalam karbunkel. Kemudian, furunkel lebih sering di temukan di wajah, ketiak, pantat, dan leher. Karbunkel cenderung untuk muncul di leher bagian belakang dan punggung.

Itulah beberapa informasi seputar perbedaan antara furunkel atau bisul dengan karbunkel. Keduanya sama-sama memiliki efek penularan yang tinggi dan memiliki cara pencegahan yang sama, yaitu tidak berbagi barang pribadi dengan orang lain, rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga kebersihan tubuh, dan menghindari kontak langsung dengan orang yang sedang mengalami bisul.