Daftar Negara yang Layak dan Tidak Layak Huni Saat Pandemik Covid-19

Daftar Negara yang Layak dan Tidak Layak Huni Saat Pandemik Covid-19

Swiss Geser Singapura Sebagai Negara Favorit Ekspatriat - Kabar24 Bisnis.com

Daftar Negara yang Layak dan Tidak Layak Huni Saat Pandemik Covid-19 – Pandemi COVID-19 adalah peristiwa menyebarnya Penyakit koronavirus 2019 di seluruh dunia untuk semua Negara. Penyakit ini di sebabkan oleh koronavirus jenis baru yang di beri nama SARS-CoV-2. Wabah COVID-19 pertama kali di deteksi di Kota Wuhan, Hubei, Tiongkok pada tanggal 1 Desember 2019.

Kemudian di tetapkan sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tanggal 11 Maret 2020. Hingga 14 November 2020, lebih dari 53.281.350 orang kasus telah dilaporkan lebih dari 219 negara dan wilayah seluruh dunia, mengakibatkan lebih dari 1.301.021 orang meninggal dunia dan lebih dari 34.394.214 orang sembuh.

Survei Economist Intelligence Unit (EIU) menobatkan Auckland, Selandia Baru sebagai kota paling layak huni di dunia pada 2021. Ada berbagai macam indikator yang digunakan untuk menetapkan hal tersebut, mulai dari stabilitas, infrastruktur, pendidikan, dan akses layanan kesehatan.

Tahun ini, EIU menyoroti pandemik COVID-19 sebagai faktor penentu. Hal itulah yang menjadikan kota-kota di Eropa jatuh, sementara banyak kota di Australia, Jepang, dan Selandia Baru naik peringkat.

Sejak tahun pertama pandemik, Selandia Baru di bawah pimpinan Perdana Menteri Jacinda Ardern mendapat pujian dari banyak pihak karena kemampuannya dalam mengatasi pandemik.

1. Berikut 10 daftar negara paling layak huni 2021
Ini 10 Daftar Negara Paling Layak Huni di Tengah Pandemik COVID-19 

Auckland menduduki puncak daftar, di ikuti oleh Osaka, Adelaide, Wellington, dan Tokyo. “Auckland naik ke peringkat teratas karena pendekatannya yang berhasil dalam mengatasi pandemi Covid-19, yang memungkinkan masyarakatnya tetap terbuka dan kota ini mendapat skor yang kuat,” kata EIU, sebagaimana dikutip dari BBC.

Untuk lebih jelasnya, berikut 10 kota paling layak huni 2021:

  1. Auckland, Selandia Baru.
  2. Osaka, Jepang.
  3. Adelaide, Australia.
  4. Wellington, Selandia Baru.
  5. Tokyo, Jepang.
  6. Perth, Australia.
  7. Zurich, Swiss.
  8. Genewa, Swiss.
  9. Melbourne, Australia.
  10. Brisbane, Australia.
2. Peringkat kota-kota di Eropa anjlok gegara COVID-19
Ini 10 Daftar Negara Paling Layak Huni di Tengah Pandemik COVID-19 

Sementara, banyak negara Eropa di sorot karena peluncuran vaksin yang sangat lambat. Selain itu, pemberlakuan lockdown akibat lonjakan infeksi turut merusak nilai dalam survei tahun ini. “Kota-kota Eropa bernasib sangat buruk dalam edisi tahun ini. Delapan dari sepuluh penurunan terbesar dalam peringkat adalah kota-kota Eropa,” tertulis dalam laporan tersebut.

Wina, misalnya, turun dari peringkat pertama ke peringkat 12. Ibukota Austria telah memimpin daftar selama beberapa tahun, biasanya bersaing di puncak dengan Melbourne. Tapi, Hamburg di Jerman utara mengalami penurunan paling dramatis, turun 34 peringkat hingga posisi 47.

Tren ini di sebabkan oleh tekanan pada sumber daya rumah sakit, yang menurut penelitian telah meningkat di sebagian besar kota di Jerman dan Prancis, berdampak pada skor layanan kesehatan yang memburuk.

“Kota-kota di seluruh dunia sekarang jauh lebih tidak layak huni daripada sebelum pandemik dimulai, dan kami melihat bahwa wilayah seperti Eropa telah terpukul sangat keras,” tambah EIU.

3. Berikut 10 negara paling tidak layak huni pada 2021
Ini 10 Daftar Negara Paling Layak Huni di Tengah Pandemik COVID-19 

Sementara bagian atas daftar banyak mengalami pergeseran, studi EIU mengungkap ada lebih sedikit pergerakan di bagian bawah. Damaskus tetap menjadi kota yang paling tidak layak, sebagian besar karena perang saudara Suriah yang terus berlanjut. Banyak kota yang peringkatnya buruk telah di rusak oleh konflik, yang telah memberikan tekanan pada sistem dan infrastruktur kesehatan mereka.

Secara lebih lengkap, berikut 10 negara paling tidak layak huni pada 2021:

  1. Damaskus, Suriah.
  2. Lagos, Nigeria.
  3. Port Moresby, Papua Nugini.
  4. Dhaka, Bangladesh.
  5. Algiers, Aljazair.
  6. Tripoli, Libya.
  7. Karachi, Pakistan.
  8. Harare, Zimbabwe.
  9. Douala, Kamerun.
  10. Caracas, Venezuela.